Postingan

Menampilkan postingan dengan label Regulasi

Mengenal Ekonomi Kelembagaan

  Ekonomi Kelembagaan dalam Konteks Indonesia:  Peran Institusi dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan I. Pendahuluan Latar Belakang Pembangunan ekonomi suatu negara tidak hanya dipengaruhi oleh faktor-faktor produksi seperti modal, tenaga kerja, dan teknologi, tetapi juga oleh institusi yang berperan dalam mengatur interaksi ekonomi. Menurut Douglass North (1990), institusi adalah "aturan main" dalam masyarakat yang menciptakan kerangka kerja bagi aktivitas ekonomi. Di Indonesia, peran institusi sering kali menjadi pusat perhatian dalam diskusi pembangunan karena berbagai masalah struktural yang menghambat pertumbuhan ekonomi, seperti birokrasi yang berbelit-belit, korupsi yang sistemik, serta ketidakpastian hukum yang tinggi. Meskipun Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan dalam beberapa dekade terakhir, perbaikan institusi tetap menjadi tantangan utama yang harus dihadapi untuk mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan. Dalam k...

Aspek Kelembagaan dan Produk Regulasi Peyelenggaraan Rantai Pasok Konstruksi di Indonesia

Gambar
Aspek Kelembagaan dan Produk Regulasi Peyelenggaraan Rantai Pasok Konstruksi di Indonesia 1.     Pendahuluan Pengaturan rantai pasok konstruksi (RPK) diperlukan agar hubungan antar pihak pemasok dan pelanggan yang terkait dalam penyelenggaraan konstruksi dapat memberikan nilai tambah bagi keberhasilan suatu penyelenggaraan konstruksi. Pengaturan RPK dapat mencakup pengaturan tentang entitas usaha atau perusahaan/ badan usaha, sistem pemilihan pemasok ( procurement system ), sistem transaksi, perikatan (kontrak), jaminan penyerahan ( delivery ), jaminan kualitas barang/ jasa, pembayaran dan risiko atau penjaminan. Disamping itu, pengaturan tentang persaingan dan akses pasar juga bagian penting dari rantai pasok konstruksi. BP Konstruksi (2015), bahwa peraturan terkait konstruksi berguna untuk : Mengatur dan memberikan arah pertumbuhan dan perkembangan jasa konstruksi sehingga memiliki struktur usaha yg kokoh, andal, berdaya saing tinggi, dan hasil pekerjaan ...