Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ekonomi Pembangunan

Tinjauan Kritis Peran Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Sumba Timur: Dinamika Pembangunan, Kontestasi Agraria, dan Ketahanan Ekologis

Menguasai Ekonomi Transportasi dalam Konteks Ekonomi Pembangunan: Apa yang Perlu Anda Ketahui?

Pembangunan Tanpa Batas: Menyatukan RPJMN dan RPJMD untuk Masa Depan NTT (Kabupaten di Pulau Flores, Pulau Timor, dan Pulau Sumba)

Kebijakan Penyesuaian Tarif Pajak Daerah

Catatan Kritis Keselarasan RPJMN, RPJMD NTT & RPJMD SUMBA TIMUR

Inovasi Penganggaran Daerah: Strategi Penerapan ASB (Analisis Standar Belanja) untuk Transparansi dan Efisiensi Keuangan

Paradoks dalam Intervensi Stunting

Selayang Pandang : Program Sumba Iconic Island

Strategi Pengembangan BUMDes-ma yang Berdaya Saing, sebagai Konsolidator dan Inkubator Usaha di Desa

Praktek & Inovasi Antropologi Kesehatan dalam Penurunan Prevalensi Stunting di Kabupaten Sumba Timur, NTT

Tata Kelola Pengukuran Stunting menggunakan e-PPGBM dan SSGI

Gambar
  Tata Kelola Pengukuran Stunting menggunakan e-PPGBM dan SSGI 1. Pendahuluan Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kurangnya asupan gizi dalam waktu yang lama, terutama dalam 1.000 hari pertama kehidupan. Stunting berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak, yang nantinya mempengaruhi produktivitas dan kualitas hidup mereka di masa depan. Oleh karena itu, pengukuran stunting menjadi penting untuk mendeteksi dan mengintervensi masalah ini sejak dini. e-PPGBM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) adalah platform yang memungkinkan pengumpulan data real-time tentang kondisi gizi anak di tingkat lokal. Data ini diambil dari posyandu dan dicatat langsung oleh tenaga kesehatan. Sementara itu, SSGI (Studi Status Gizi Indonesia) adalah survei berskala nasional yang dilakukan secara berkala untuk mengukur prevalensi stunting dan gizi buruk di tingkat populasi. Data SSGI lebih representatif untuk menggambarkan kondisi stunting seca...